(Sinopsis) The Boy and The Beast

Poster 2.jpg

  • Film: The Boy and The Beast
  • Tahun: 2015
  • Sutradara: Mamoru Hosoda
  • Durasi: 1 jam 58 menit

Hidup Ren berubah drastis setelah sang ibu meninggal dunia akibat kecelakaan. Di masa sulit, Ayah Ren justru tidak ada di sampingnya. Ren kemudian lari meninggalkan rumah dan keluarganya. Bocah sembilan tahun itu terpaksa hidup di pinggiran jalan Shibuya sendirian. Di sisi lain, pendekar kesepian, Kumatetsu tidak sengaja bertemu dengan Ren yang tengah duduk menangis. Tiba-tiba Kumatetsu menarik baju Ren hingga Ren kaget melihat beruang merah dihadapannya. Tidak disangka, Kumatetsu malah mengangkat Ren sebagai muridnya. Ren langsung menolak tegas ajakan Kumatetsu tersebut.

Di tengah kebimbangan hatinya, Ren diam-diam mengikuti Kumatetsu hingga tersesat di kota para hewan, Jutengai. Sialnya, Ren tak bisa kembali ke tempat asalnya. Lalu ia bertemu kembali dengan Kumatetsu dan terpaksa menjadi muridnya. Kumatetsu kemudian seenaknya mengubah nama Ren menjadi Kyuta. Sambil melatih Kyuta, Kumatetsu juga harus mempersiapkan dirinya untuk menghadapi Lozen dalam pertarungan memperebutkan tahta pemimpin Kota Jutengai. Petualangan mereka pun dimulai.

The Boy and The Beast merupakan film animasi Jepang karya sutradara Mamoru Hosoda yang sebelumnya menggarap Wolf Children (2012) dan Summer Wars (2009). Film ini pertama kali dirilis pada 11 Juli 2015 di Jepang. Pemutaran internasionalnya dimulai dari Toronto International Film Festival 2015 hingga ke mancanegara. Bakemono no Ko–judul film dalam bahasa jepang–juga berhasil meraih penghargaan Animation of The Year dari Japan Academy Prize ke-37 pada tahun 2015.

Kisah petualangan Kumatetsu dan Kyuta rasanya mampu membawa kita vakansi sejenak ke dunia fantasi penuh imajinasi. Di tengah hiruk-pikuk suasana kota, Kyuta lari dari masalahnya ke kota asing tempat tinggal para hewan. Ia hidup bersama dengan beruang merah pemalas dan kesepian, Kumatetsu. Keduanya saling membutuhkan satu sama lain. Kyuta membutuhkan seorang pelipur lara dan Kumatetsu membutuhkan seorang penyemangat ulung. Begitu pun kita yang membutuhkan hiburan di tengah liburan untuk melepaskan penat dan mengembalikan semangat.

Fakta Menarik

  1. Mamoru Hosoda menulis skenario The Boy and The Beast tanpa Satoko Okudera (Summer Wars dan Wolf Children).
  2. The Boy and The Beast adalah film panjang keempat dari Mamoru Hosoda.
  3. Mamoru Hosoda sering disebut sebagai penerus Hayao Mizaki (Studio Ghibli).

Tulisan ini merupakan bagian dari sinopsis film yang tertulis di Senopati (Sebulan Nonton Pilihan Hati).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s